Jumat, 24 September 2021

HARI TANI NASIONAL

SELAMAT HARI TANI NASIONAL 24 SEPTEMBER 2021

(Petani Milenial Yess)
Sektor pertanian dan pangan merupakan hidup matinya satu bangsa, apabila kebutuhan pangan tidak dipenuhi maka malapetaka, karenanya butuh usaha besar, radikal, dan revolusioner. "Ir.Soekarno"

Bung Karno menyebutnya sebagai Penjaga Tatanan Negara Indonesia (Petani). Hal itu disampaikan Bung Karno pada tahun 1952. Bung Karno melihat pentingnya petani sebagai penjaga ketahanan pangan. Negara Indonesia adalah negara agraris dengan berbentuk kepulauan. Sektor pertanian sudah menjadi perhatian besar dari negara-negara besar lainya tak terkecuali pada jaman penjajahan belanda. Indonesia memang dikenal sebagai negara kaya akan sumber  buminya salah satunya dari sektor pertanian.
Dari dasar itu, pemerintah Negara Republik Indonesia gencar melakukan revolusi dibidang pertanian. Dari petani Kolonial menuju petani Milenial atau yang dikenal sekarang melalui program YESS. Dalam keadaan sekarang dimana negara kita dilanda wabah covid 19. Hampir seluruh kegiatan maayarak lumpuh kecuali disektor pertanian. Solusi pemerintah dalam menstabilkan perekonomian Negara kita hanya betumpuh kepada sektor pertanian. 


 Mengingat Indonesia salah satu negara terbesar dalam peranan Ekspor pangan dan hortikultura, profesi petani tidak lagi sebagai profesi yang dianggap sebagai kasta terendah di kalangan masyarakat umum sebagaimana pandangan sebagian oarng.

Seperti yang dikatakan Bung Karno Bahwa Petani Adalah tulang punggung Negara maka berbanggalah menjadi seorang petani.
Ayooo bertani...
Petani Itu Hebat...
Petani Itu Keren...
Salam Petani Berdasi...
Salam Petani Milenial...
Wassalam..
 

Rabu, 22 September 2021

YOUTH ENTREPRENEURSHIP AND EMPLOYMENT SUPPORT SERVICES (YESS) 2021

       Pemerintah Indonesia (kementrian pertanian) dan Internasional (IFAD) telah menyepakati untuk mendukung dan melaksanakan program pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan Muda di sektor pertanian melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Service (YESS). Program YESS merupakan proyek pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan generasi muda di sektor pertanian dan didanai oleh IFAD, dan diharapkan akan menjadi model untuk pengembangan kewirausahaan dan ketenaga kerjaan generasi muda di sektor pertanian di negara-negara anggota IFAD. Oleh karena itu, keberhasilan Program YESS Bukan hanya menjadi model program pembangunan pemuda di Indonesia, tetapi juga model IFAD yang akan dikembangkan di negara-negara lainya.

 


Program YESS dilaksanakan sebagai proyek percontohan pengembangan generasi muda dan regenerasi petani di perdesaan melalui penyediaan fasilitas dan bimbingan kepada generasi muda di persesaan untuk menjadi wirausahawan atau tenaga kerja yang profeaional di sektor pertanian. Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan YESS akan melibatkan berbagai institusi pemerintah pelaku usaha, dan lembaga sosial masyarakat terkait, mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten, bahkan sampai kecamatan dan desa. Sosialisasi, promosi dan koordinasi untuk penyamaan presepsi tentang konsep, tatakelola dan aturan yang perlu dipenuhi bagi pelaksana maupun pihak terkait (stakeholders) perlu dilakukan secara struktur dan sistematis. Oleh karena itu, diperlukan adanya pedoman yang mengatur pelaksanaan kegiatan program YESS agar target yang telah ditetapkan dapat terpenuhi. Pelatihan Stqrt-Up Bisnis merupakan salah satu kegiatan yangbpenting dilaksanakan sehingga nantinya akan dihasilkan pengusaha-pengusaha mudq di bidang pertanian.

Sumber "panduan kegiatan pelatihan star-up bisnis"


Jumat, 17 September 2021

PETANI MILENIAL YESS P4S JENNEPONTO HORTIKULTURA DAN PADI ORGANIK

Sebanyak 22 peserta dari empat Kabupaten  Maros, Bulukumba, Bone, dan Bantaeng mengikuti magang di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Desa Bontotiro Kec.Rumbia Kab. Jenneponto. Program Yess dalam membentuk petani milenial sangat serius, mengingat ini adalah salah satu program unggulan pemerintah dalam hal ini adalah menteri pertanian.

(Pelepasan Peserta Magang Yess di BPP Kab.Maros)

Ada beberapa komoditi dalam magang kali ini, yaitu Penanaman Cabai,  Bawang merah, dan padi organik.

" kita perlu menyadarkan masyarakat tentang pentingnya bertani dengan konsep organik karena disamping bahan-bahan untuk pupuknya sangat terjangkau juga mudah untuk didapatkan disekitar kita, selain itu bisa mengembalikan unsur hara pada tanah sehingga bisa kembali subur ucap Pak Rahman Ketua P4S jenneponto sekaligus ketua Forum Masyarakat Kecamatan sehat Jenneponto.

(Ketua peserta Magang"Anmar Latif", Ketua P4S "Abd Rahman", dan Sekertaris Magang yess Jenneponto "Rosmaya)
 
Maros sendiri termasuk daerah yang perlu menjadi perhatian khusus dalam program tanaman organik karena tingkat kesuburan tanah yang sudah menurun akibat penggunaan pupuk kimia.

(Peserta Magang jenneponto diberi arahan tentang Padi Organik oleh pak Rahman Ketua P4S)
 
Salah satu peserta magang dari Kab.Maros Kec.Bantimurung  'ASMIL' mengatakan bahwa "konsep penanaman Organik sangat dibutuhkan karena selain dilihat dari sisi kesehatan juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani khususnya. Salah satu contoh: padi Organik jauh lebih mahal harga jual berasnya dibandingkan dengan beras kimia lebih-lebih dari segi kesehatanya sendiri."

(Kadis Pertanian Maros dan Asmil Peserta Magang Kec.Bantimurung)
 
Magang kali diporsir selama 3 bulan lamanya untuk memberi ruang lebih banyak kepada para peseta untuk menimba ilmu agar bisa diterapkan di daerah masing-masing.

Pak Arif Salah satu Liaison officer (LO) program Yess  dari POLBANTANG Makassar mengatakan " Ini adalah bukti keseriusan pemerintah untuk membentuk regenerasi dalam pertanian yang maju dan mandiri tentunya harus kita dukung bersama,ucapnya"